Minggu, 22 Maret 2020

Sistem dan Cara Kerja Cairan Radiator Coolant pada Mesin Radiator Mobil

Nike KD Shoes - Setiap mesin mobil memiliki kegunaan dan fungsi masing-masing yang berbeda sehingga cara kerja dan perawatannya tentu saja berbeda. Bukan hanya mesin mobil saja yang harus diberi perlindungan agar tidak cepat rusak dan memiliki suhu yang normal, radiator juga harus dijaga agar pada saat proses pembakaran dapat meredam suhu panas pada silinder mesin. Untuk itulah terdapat cairan radiator coolant untuk membantu memaksimalkan kinerja mesin.  

cairan radiator coolant

Cara Kerja Cairan Radiator Coolant 

Radiator yang berfungsi sebagai mesin pendingin tidak dibuat secara sembarangan bahkan memiliki beberapa bagian yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Bagian tersebut yaitu outlet tank, inlet tank, dan radiator core. Ketiga bagian-bagian ini sama-sama memiliki peran penting sehingga cairan radiator coolant dapat memberikan hasil yang maksimal pada mesin mobil anda. 

Yang pertama yaitu radiator core atau tabung utama radiator yang merupakan suatu rangkaian yang terdiri dari lempengan pelat yang tipis dan rongga saluran air. Selain itu juga terdapat inlet tank dan outlet tank yang berfungsi untuk menampung air serta menjadi saluran sirkulasi yang mengarah dari satu mesin ke mesin yang lain. 

Alur kerja radiator berawal dari cairan pendingin radiator yang dituang kemudian akan dipompo masuk ke dalam bagian dinding silinder. Radiator coolant akan menyerap panas kemudian memindahkannya dari dinding silinder ke luar saat melewati dinding silinder. Hal ini bertujuan agar suhu radiator core dapat terjaga dan tetap dingin.  

Pemindahan panas yang terjadi ke radiator core dari dinding silinder akan melewati sekat antara mesin dari radiator atau disebut celah katup thermostat di mana pada suhu 90 derajat celcius atau 195 fahrenheit, celah katup thermostat akan terbuka. Biasanya terdapat masalah pada celah katup thermostat radiator jika mobil anda mengalami kelebihan panas atau overheat.  

Setelah melewati dinding silinder dan masuk ke radiator core, radiator coolant yang sudah menyerap udara panas bertekanan tinggi akan masuk ke inlet tank. Namun tekanan udara yang masuk ke inlet tank harus ditahan maka dari itu tutup radiator harus terkunci dengan baik.  

Setelah cairan radiator masuk ke inlet tank, radiator coolant akan masuk menuju ke rongga-rongga dan lempengan pelat tipis pada radiator core kemudian proses pendinginan akan terjadi di dalam radiator core. Udara sejuk dari proses pendinginan di dalam radiator core akan disebarkan dengan bantuan kipas radiator. 

Udara dingin yang telah disebarkan dengan bantuan kipas radiator akan membuat rongga-rongga saluran yang menjadi akses masuk tadi akan mengeluarkan panas. Setelah suhu turun dan panas berhasil dikeluarkan, radiator coolant akan melanjutkan siklusnya dan masuk menuju ke outlet tank kemudian siklus pendinginan yang terjadi pada inlet tank akan terulang kembali.  

Karena siklus tersebut, cairan radiator coolant harus diganti secara rutin dan berkala agar radiator coolant dapat menjalankan fungsinya secara maksimal. Namun masa untuk mengganti air radiator coolant masing-masing mobil berbeda-beda. Biasanya berkisar antara 20.000 km hingga 50.000 km sehingga ada baiknya untuk dipelajari dan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. 

Jika memungkinkan, lakukan pengecekan pada pengurasan air, selang radiator, dan lainnya agar kondisi mobil anda dapat tetap diperbarui dan tidak sampai rusak. Pastikan juga untuk mengganti radiator coolant sebelum batas penggantian agar kinerja radiator dapat sehat dan tetap terjaga. Pilih radiator coolant yang sesuai dengan tipe mobil anda agar keseluruhan mesin mobil dapat bekerja dengan baik. 

Pemilihan cairan radiator coolant tidak boleh sembarangan dan sebaiknya memilih yang terbaik untuk memberikan hasil yang maksimal salah satunya yaitu Master Radiator Coolant Premixed Red yang dapat dibeli di www.autochem.com. Cara penggunaanya sangat mudah tanpa perlu dicampur dengan air dan dapat mencegah karat dan korosi serta menjaga suhu radiator agar tetap stabil.

0 komentar:

Posting Komentar