Senin, 25 Desember 2017

Mau Tetap Sehat Selama Hamil? Lakukan Check Up Rutin!

Nike KD Shoes - Hamil dan memiliki seorang bayi pastinya impian hampir setiap wanita. Untuk mendapatkan bayi yang sehat pasca melahirkan, Anda juga tentunya harus sehat selama hamil, kan? Sering melakukan check up bisa jadi solusinya. Check up rutin juga bisa menghindarkan dari keguguran pada ibu hamil yang sering terjadi.


Pentingnya Check Up untuk Ibu Hamil

Dengan melakukan check up yang teratur, selain bisa memantau perkembangan bayi Anda, Anda juga bisa terhindar dari berbagai penyakit selama masa kehamilan. Penyakit-penyakit tersebut bisa berupa anemia. Penyakit yang satu ini paling sering ditemukan pada ibu hamil. Untuk mengetahui masalahnya, Anda bisa melakukan pemeriksaan darah lengkap.

Selain itu, Anda juga bisa terhindar dari penyakit infeksi saluran kemih serta preeklamsia atau keracunan kehamilan yang ditandai dengan tensi tinggi dan ditemukannya protein dalam urine ibu hamil. Untuk mengetahui apakah Anda mengidapnya, Anda bisa melakukan pemeriksaan urine lengkap dan tekanan darah.


Anda juga bisa menghindari dari diabetes gestanol. Penyakit ini berupa peningkatan darah yang terjadi selama kehamilan yang bisa membahayakan. Anda juga bisa menghindari dari erytoblastosis fetalis atau kemungkinan bayi lahir meninggal karena golongan darah bayi yang tidak cocok dengan golongan darah ibu.

Masih ada penyakit-penyakit lain yang bisa Anda hindari bila melakukan check up secara rutin ke dokter kandungan seperti hepatitis B dan hepatitis C. Lagipula, melakukan pemeriksaan rutin juga bisa mencegah cacat pada bayi akibat infeksi TORCH (Toxoplaslama Rubella, Cytomegalo virus, Herpes Simples Virus – II).

Paling penting dari semua rangkaian pemeriksaan ini adalah, Anda bisa mengurangi kemungkinan keguguran pada ibu hamil yang sering terjadi meskipun Anda sudah menjaga kandungan dengan sebaik-baiknya.

Tahapan Check Up

Ada beberapa tahapan check up yang harus Anda ikuti untuk mendapatkan perlindungan maksimal untuk diri Anda dan juga bayi yang Anda kandung. Tahapan tersebut terdiri dari konsultasi pertama yang akan memberikan informasi tentang umur janin serta kondisinya serta tanggal perkiraan kelahiran.

Selanjutnya ada pemeriksaan berkala. Pemeriksaan ini rutinnya dilakukan selama 4 hingga 6 minggu sekali. Pada usia kandungan 18 sampai 20 minggu, Anda bisa melakukan pemeriksaan yang mencakup pemeriksaan jantung janin. Anda bisa menghubungi dokter kandungan Anda untuk melakukan anomaly scan.


Anomaly scan berguna untuk mendeteksi apakah ada cacat bawaan pada janin atau tidak. Selanjutnya Anda bisa mengecek kondisi kandungan Anda dengan cara periksa ke dokter kandungan pada usia janin 34, 36 atau 38 minggu. Dalam hitungan ini, Anda akan diberi beberapa suntikan atau suplemen yang berguna untuk menjaga diri Anda.

Suntikan tersebut berupa Anti D yang berguna untuk mengurangi kemungkinan tubuh Anda menghasilkan antibodi yang dapat menyerang janin. Sedangkan suplemennya adalah suplemen yang bisa menambah kadar zat besi dalam darah yang sangat berguna dalam proses persalinan nantinya.

Pada usia ke 38 minggu atau masa mendekati persalinan, bidan akan memeriksa tekanan darah dan melakukan tes urine untuk memeriksa kondisi kesehatan Anda dan janin. Ini berguna untuk mempersiapkan diri Anda melakukan persalinan nantinya.

Periksa ke dokter kandungan nyatanya sangat penting untuk setiap ibu hamil jika ingin dia dan si jabang bayinya sehat dan selamat. Anda tak perlu menunda-nunda pemeriksaan dengan alasan Anda tak merasakan masalah apapun karena hal itu bisa berbahaya bagi Anda maupun si bayi. Dengan begitu, setidaknya Anda bisa tahu jika Anda dan bayi baik-baik saja.

0 komentar:

Posting Komentar